Akhirnya tiba di Jawa Timur. Tepatnya di Surabaya. Kota yang dulu sempat saya pilih lokasi kantornya. Jujur saya tidak menyangka. Suatu berkah bagi saya. Apalagi masuk ke kantor besar. Tidak terpikir sama sekali sebelumnya. Syukur selalu terucap. Kemudian teringat akan banyak rencana yang telah dibuat. Hati bertanya, apakah sempat? Apakah terlaksana? Hanya kemauan dan tekad yang bergerak. Untuk saat ini, hanya terpikir untuk istirahat. Perjalanan darat Jakarta Surabaya atau packing pindahan, saya juga tidak tahu efek yang mana. Yang jelas, sekarang yang terbayang hanya buaian tilam di rumah. Rumah kontrakan yang masih ditinggali pemiliknya. Minggu depan baru bisa ditempati. Sebuah PR lagi. Nampaknya istirahat total baru bisa terlaksana minggu depan. Alhamdulillah.
Ketika berada di kantor, mall, terminal, dan tempat publik lainnya, apakah Anda pernah pengen mengeluarkan sisa pencernaan dan metabolisme? Klo pernah, berarti anda pasti tahu juga bagaimana bingungnya nyari tempat untuk melepaskan beban yang terkonsentrasi di daerah sekitar selangkangan kan? Ponten Umum pasti menjadi bangunan paling most wanted yang bakal dicari mata (masa iya masih nekat ngeluarin kotoran di tempat umum? tar klo kegep orang trus di upload di internet kan jadi berabe. hahaha). Sejorok apapun pontennya, minumnya teh botol sosor! eh salah, pontennya pasti sangat berarti. Tanpa sadar, banyak kuman yang nempel dijari. Makanya, setelah buang air, pegang-pegang *tiitt* (sensor), tangan harus di cuci. Ga hanya dari toilet umum sih, abis dari kamar mandi rumah juga wajib hukumnya dicuci. Jijay lho klo megang tangan bekas si Otong. :P gambar di ambil dari: http://insemioticwetrust.tumblr.com/
Komentar
Posting Komentar