Langsung ke konten utama

Heima



Heima dalam bahasa Islandia berarti Rumah. Banyak traveler bilang, setelah pergi jauh hanya rumah yang sebenarnya ingin dituju. Kadang yang dilihat di perjalanan tidak berarti apa-apa dibanding suasana kampung halaman. Perasaan seperti itu yang saya lihat di dokumentar Sigur Ros, “Heima”.Dengan musik rasa Islandia mereka sukses keliling dunia bermain di berbagai venue. Setahun berkeliling, rasa rindu akan negara begitu besar.

Kesuksesan finansial yang diraih tak bermakna tanpa dibagi. Kemudian mereka berkeliling negeri untuk berbagi musik dengan warga negara mereka, saudara mereka. “Bahwa siapa saja bisa menikmati musik sigur ros. Tak perlu membayar, biarkan orang luar negeri yang membayar, karena kalian saudara saya. Ini musik kami, lihat alam sekelilingmu, banggalah kalian dengan Islandia”. Itu pemikiran yang saya tangkap dari Heima.

Dan banggalah dengan Indonesia, alam yang ditampilkan Heima masih kalah dengan Indonesia. Kita punya Bromo, Taman Nasional Baluran, Danau Toba, Hutan Tropis Kalimantan, mistisnya Toraja, dan banyak tempat “sakral” lainnya. Jelajahi Indonesia! Pinjam saja musik Sigur ros untuk menambah romantisme perjalanannya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Backpaker -Season 2- (Masih Rencana)

      Bulan Maret, musim backpaker, tinggal nungu beberapa hari lagi. Tahun lalu gw udah bisa keliling jawa dengan modal 550K aja. And it was epic holiday :D gw ketagihan, padahal baru pertama. hahaha       Nah untuk tahun ini, gw rencanain tanggal 18 Maret nanti. Tapi start mulai malamnya. Sayang sekali untuk tahun ini gw cuma bisa backpaker selama 3 hari. Kesibukan kerja bikin waktu luang yang dulu terbuang-buang kini udah g bisa dirasain lagi. Ini pun klo ga dipaksa pasti ga berangkat. Tujuan backpaker tahun ini cuma dua aja, di dalam kota (tapi masuk pelosok kabupaten) dan kota sebelah. 1.               1. Kawasan Dolly        Kenapa kawasan dolly? –ihhhh jangan-jangan mau ngapa-ngapain nih :P -        Iya juga sih, udah tua gini kok kesannya gimana ya belum ngelakuin “ begituan ”. Hehehe. Tapi jangan piktor dulu, yang dimaksud “ begituan ” itu bukan sesuatu ...

Dikampleng wong Maguwo!

Suatu Ketika saya berada di rumah saudara saya di salah satu desa di daerah Maguwo, Jogja. Waktu itu hari Jumat. Saya baru sampai dari Jakarta. Touchdown rumah saudara jam 11 pagi menjelang orang orang berangkat jumatan. Seperti kelaziman umumnya, saya mandi segera setelah memasuki rumah. Sepupu saya yang masih euphoria dengan kedatangan saya kemudian bertanya, om mau ikut jumatan? Saya jawab tidak. Saya sangat ngantuk saat itu. Saya berangkat jam 3 pagi, bangun jam 2 untuk melakukan persiapan. Om titip sedekah jumat ya buat di masjid, sambil saya pergi ke kamar ambil uang di dompet. sebelum saya lanjutkan, saya ingin bertanya kepada kalian. Kalau kalian sedekah, biasanya berapa? Seribu, dua ribu, lima ribu, sepuluh, dua puluh, lima puluh, seratus, atau mix dari angka angka pecahan uang tersebut? Kembali ke cerita, setelah mendapatkan dompet, saya kemudian membukanya. Sambil menjawab ke sepupu saya tadi, wah dek, ga ada uang kecil. Adanya uang merah. YA SAMA LAH! Sontak jawab di...

Random Street Cam 3

Bulenya mungkin bingung, kenapa pagi-pagi gini lampu sepedanya dihidupin? Pemborosan tuh kayak gitu. Eits, jangan salah dulu meneer, klo kita ga nyalain lampu, kita yang kena tilang. --" #salah satu peraturan aneh di jalan raya.